Berantas Korupsi dari Sekarang

Berantas korupsi dari sekarang juga. Jangan biarkan tikus-tikus kantor memakan kue-kue milik rakyat.

Indonesia Anti Korupsi

Bangkitlah Indonesia sebagai negara bebas korupsi

Hari Anti Korupsi

Berbagai bencana di negeri ini : banjir, rusaknya infrastruktur, kemiskinan, sampai maraknya narkoba tidak jauh-jauh dari perilaku para koruptor.

Gratifikasi

Katakan tidak terhadap gratifikasi dan bingkisan-bingkisan lain, sebagai salah satu bentuk tindak korupsi.

Pahami Dulu Baru Lawan

Pahami korupsi Baru Lawan. Perbanyak membaca buku-buku anti korupsi untuk memeranginya.

Senin, 21 Januari 2013

LAPOR KPK : SIAPA TAKUT?

LAPOR KPK : SIAPA TAKUT?

kpk

Anda sudah mengetahui dan mengerti tentang korupsi, lalu kemana dan bagaimana Anda melapor apabila ada korupsi disekitar Anda?Untuk lebih mengefektifkan dan mengefisienkan pengaduan/ laporan Anda, yang perlu diperhatikan ketika melaporkan sebuah dugaan korupsi, adalah:

 Uraikan kejadiannya.
1.    Uraikan sedetail mungkin kejadian yang Anda curigai sebagai bentuk perbuatan korupsi. Sebaiknya, uraian dibatasi pada hal-hal yang berdasarkan fakta dan kejadian nyata, hindari hal-hal yang berdasarkan perasaan kebencian,  permusuhan  atau  fitnah.  Usahakan  keseluruhan  uraian  dapat menggambarkan SIABIDIBA (siapa, apa, bilamana, di mana, bagaimana) dari kejadian yang dilaporkan.
Pilih pasal-pasal yang sesuai.

2.    Kemudian cocokkan dengan pasal-pasal yang ada di buku ini, kira-kira pasal-pasal mana yang sesuai untuk kejadian  tersebut (dapat lebih dari satu pasal) .
Penuhi unsur-unsur tindak pidana.


3.    Lihat unsur-unsur tindak pidana pada matrik di dalam pasal yang sesuai, kemudian pastikan bahwa informasi dalam uraian  yang  Anda  buat  dapat  memenuhi  unsur-unsur  dalam  pasal  tersebut.
Semaksimal  mungkin  dapatkan  informasi  mengenai  setiap  unsur  yang  ada.
Apabila terdapat unsur yang tidak bisa anda lengkapi uraiannya, maka jelaskan bahwa unsur tersebut belum dapat dilengkapi.
Sertakan bukti awal, bila ada.

4.    Apabila ada copy dokumen atau barang lain yang memperkuat uraian kejadian di atas agar disimpan dengan baik untuk disertakan dalam pengaduan/laporan Anda kepada  KPK.
Sertakan  identitas  Anda,  bila  tidak  keberatan.

5.    Akan  sangat  baik  apabila Anda menyertakan identitas dan alamat atau nomor telepon Anda, sehingga bila KPK  masih  membutuhkan  keterangan  tambahan  maka  Anda  akan    mudah untuk dihubungi oleh KPK.
Kirimkan  ke  KPK.

6.    Apabila  urutan  1  s.d  5  telah  Anda  lakukan  maka pengaduan/laporan Anda siap untuk disampaikan kepada KPK.
Fokuskan pengaduan/laporan Anda pada korupsi kelas kakap (big fish), bukan yang kelas teri. Pengertian kelas kakap adalah:
-   Melibatkan orang level tinggi atau yang memiliki pengaruh besar;
-   Terkait dengan aspek yang strategis/menyangkut hajat hidup orang banyak; atau
-   Menyangkut nilai uang yang besar.
PENGADUAN DAPAT DISAMPAIKAN MELALUI
Surat: Kotak Pos 575, Jakarta 10120
Email: pengaduan@kpk.go.id
Telepon: (021) 2350 8389
Fax: (021) 352 2623
SMS: 0811 959 575 (0811 959 KPK)
0855 8 575 575 (0855 8KPK KPK)

Senin, 20 Agustus 2012

Buku Saku Anti Korupsi

Buku saku ini juga memaparkan tentang peran KPK sebagai lembaga yang diberi kewenangan untuk menegakkan aturan tersebut. Contoh-contoh kasus gratifikasi yang sering terjadi juga diuraikan dalam buku saku, dengan disertai analisis mengapa suatu pemberian/hadiah tersebut bersifat legal atau ilegal, serta sikap yang harus diambil (dalam hal ini Penyelenggara Negara dan Pegawai Negeri) ketika berada dalam situasi tersebut.
Selengkapnya Buku Saku Memahami Gratifikasi.

Iklan Anti Korupsi

Pencarian iklan-iklan seputar korupsi yang ditemukan di google..
Wah banyak sekali...
Semakin banyak sosialiasi anti korupsi..tindak korupsi juga semakin bertambah
Ironis sekali
Berantas Korupsi Mulai Sekarang
Selamatkan bangsa kita dari Korupsi
Gratifikasi. No way!
Semangat Negeriku Indonesia

Sabtu, 18 Agustus 2012

Lomba Cerita Anak Anti Korupsi : Aku Melawan Korupsi

Lomba Cerita Anak Anti Korupsi : Aku Melawan Korupsi


Salah satu cara untuk melawan tindak korupsi adalah melalui pendidikan antikorupsi sejak dini. Pendidikan anti korupsi sejak dini dpat dikenalkan melalui cerita-cerita yang memuat nilai-nilai anti korupsi.  Dengan cerita-cerita ini, pesan “melawan” korupsi akan lebih mudah dicerna dan dipahami oleh anak-anak usia SD dan SMP. Sehingga anak-anak bisa menyerap nilai-nilai kejujuran, moral dan agama dari cerita-cerita tersebut.






Kriteria Cerita:


Cerita seputar dunia anak-anak yang berkaitan dengan semangat “melawan korupsi” yang bisa ditumbuhkan sejak usia dini. Tema ini bisa dijadikan menjadi topik-topik sederhana bagaimana seorang anak yang jujur mengembalikan milik orang lain, tidak mengambil punya orang lain, tidak menipu, berbohong dan menanamkan jiwa disiplin supaya tidak sering malas sekolah atau ogah-ogahan menyelesaikan tugas (korupsi waktu), dan cerita-cerita lain yang ada hubungannya dengan “korupsi” dalam lingkup yang lebih luas di dunia anak-anak.
Cerita anak ini berisi tentang pesan-pesan moral, kejujuran, kedisiplinan, ketaatan pada ajaran agama yang melarang melakukan korupsi atau tindakan yang bisa menjadi kebiasaan orang melakukan korupsi.
Tokoh utamanya adalah anak-anak (usia 6-15 tahun).
Menggunakan bahasa yang sederhana, lugas, cara bercerita yang mengalir, pesan yang disampaikan mudah dipahami anak-anak.
Tidak menggunakan bahasa-bahasa vulgar, asusila, SARA dan kata-kata yang tidak pantas dibaca anak-anak.
Panitia bisa menganulir naskah yang tidak sesuai dengan kriteria cerita yang kami inginkan di atas.

Syarat Penulisan:


Terbuka untuk umum dan Writing Revolution, gratis.
Maksimal mengirimkan 2 tulisan.
Panjang tulisan 3-5 hlm, spasi 2, New Time Roman font 12, margin 3 cm atau 1,18 inchi semua sisi.
Naskah dikirimkan dalam format LAMPIRKAN FILE (Attach File) ke email:antologi_wr@yahoo.co.id
Tulis judul email: Lomba Cerita Anak
Diharapkan mempublikasikan informasi lomba ini di note FB (minimal tag 30 teman) atau Blog.

Hadiah:


Juara I: Uang tunai Rp 300.000,- (ditambah 3 buku bukti terbit + e-sertifikat).
Juara II: Uang tunai Rp 200.000,- (ditambah 3 buku bukti terbit + e-sertifikat).
Juara III: Uang tunai Rp 100.000,- (ditambah 3 buku bukti terbit + e-sertifikat).
3 Juara Harapan mendapat beasiswa Sekolah Menulis Cerpen Online (SMCO) Writing Revolution (ditambah 1 buku bukti terbit + e-sertifikat).
Setiap nominator mendapatkan buku 1 bukti terbit + e-sertifikat.

Sistem Penerbitan Buku:


15 tulisan terpilih sebagai nominator akan dibukukan, cetak nasional, masuk Gramedia, Togamas, Gunung Agung, dll.
Setiap kontributor mendapatkan royalti dan buku bukti terbit.
Buku diterbitkan Oktober



Sponsor:


Penerbit Writing Revolution (WritingRevo Publishing).
Sekolah Menulis Cerpen Online (SMCO), info lebih lengkap silakan klik: http://writing-revolution.blogspot.com/
Pengumuman: 15 September 2012


Kontak Panitia:
Telp. 0274-8593096
Hotline. 085763208009
E-Mail: antologi_wr@yahoo.co.id


Info lengkap klik: http://www.facebook.com/notes/smco-writing-revolution/lomba-menulis-cerpen-lmc-2012/233070570134416

Sumber : http://eventlombaterbaru.blogspot.com/2012/07/lomba-cerita-hari-anak-nasional-2012-dl.html

Lomba Menulis Anti Korupsi 2012

Lomba Menulis Anti Korupsi 2012

Indonesia menulis
Universitas Negeri Surabaya–Komisi Pemberantasan Korupsi–Indonesia Menulis–Fakultas Hukum Universitas Airlangga menyelenggarakan lomba menulis dengan tema : "Peran Serta Masyarakat dalam Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi”

Lomba ini dilatarbelakangi dengan berbagai kegagalan-kegagalan dalam pemberantasan korupsi. Semakin diberantas, tindak korupsi semakin banyak dengan segala variasinya. Salah satu usaha yang dilakukan adalah dengan melakukan tindak pencegahan melalui proses konstruksi, rekontruksi, dan dekonstruksi nilai-nilai tersebut dalam kehidupan masyarakat. Salah satu bentuk pencegahan adalah melalui melalui pembelajaran di sekolah dan proses regenerasi nilai dari keluarga hingga masyarakat.

Tujuan Lomba

  1. menciptakan budaya menulis kritis tentang solusi pencegahan dan pemberantasan korupsi;
  2. menghimpun pakar, akademisi, praktisi pendidikan, praktisi hukum, mahasiswa, dan tokoh masyarakat untuk memberikan sumbangan pemikiran untuk memberikan pemikiran alternatif tindakan pencegahan korupsi;
  3. menghimpun usulan dan memberikan pemahaman pada masyarakat untuk melakukan konstruksi, rekonstruksi, dan dekonstruksi nilai anti korupsi sebagai upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi dalam bentuk tulisan dan hasil lokakarya;
  4. memberikan rekomendasi kepada pemerintah, KPK, dan lembaga negara lainnya tentang pencegahan dan pemberantasan korupsi sebagai hasil kegiatan kegiatan menulis dan lokakarya.

Persyaratan Umum
  1. Warga Negara Indonesia berusia 18 tahun ke atas.
  2. Naskah karya sendiri, bukan terjemahan, bukan saduran, bukan hasil kompilasi, dan belum pernah diikutkan lomba karya tulis apapun.
  3. Panjang tulisan 4000−7000 karakter atau 3−4 halaman.
  4. Ditulis di kertas A4, jenis huruf Times New Roman 12 spasi1,5, format doc.
  5. Naskah lomba menjadi hak panitia dan naskah yang dinilai memenuhi kriteria layak dipublikasikan akan dibukukan, hak moral ada pada penulis.
  6. Anggota KPK, panitia, dan dewan juri dilarang mengikuti lomba.
  7. Keputusan dewan juri adalah final dan tidak dapat diganggu gugat.

Kategori Peserta
1. Mahasiswa

Kategori Mahasiswa, naskah tulisan diwajibkan dimuat dalam media sosial (Blog/FB).
2. Umum

Kategori Umum, naskah tulisan diwajibkan dimuat dalam media sosial (Blog/FB).
3. Jurnalis Media Cetak

Kategori Jurnalis Media Cetak, naskah yang dikirim untuk lomba harus sudah dimuat dalam media cetak, tempat peserta itu bekerja. Jurnalis menyertakan kartu identitas pers dari media masing-masing.

Hadiah Lomba (perkategori peserta)

Juara I Uang tunai Rp.7.500.000 + Piagam Penghargaan + Tablet Android Flexy.
Juara II Uang tunai Rp.5.000.000 + Piagam Penghargaan + Handphone Flexy.
Juara III Uang tunai Rp.2.500.000 + Piagam Penghargaan + Modem Flexy.

Mekanisme lomba
1. Mendaftar dan mengisi biodata diri di website www.indonesiamenulis.co
2. Setiap peserta hanya dapat mengirimkan satu karya.
3. Karya belum pernah dipublikasikan sebelum rentang waktu lomba.
4. Batas waktu pengumpulan karya 22 Agustus–15 November 2012  
5. Karya dapat dikumpulkan dengan cara sebagai berikut.

Pengumpulan Karya

a. mengirim naskah tulisan ke
1. Email: info@indonesiamenulis.co
2. memanfaatkan menu UPLOAD KARYA pada website www.indonesiamenulis.co

b. mengirim scan tulisan yang dimuat di media cetak dan atau link media sosial ke email : info@indonesiamenulis.co

6. Pengumuman Nominasi
Pengumuman nominasi hasil lomba menulis pada tanggal.25 November 2012 di laman http://www.indonesiamenulis.co.

Agenda Lomba 1. Sosialisasi dan pendaftaran peserta/pengumpulan naskah : 14 Agustus 2012
2. Penjurian dan Seleksi Finalis (Pengumuman Nominasi, Undangan Lokakarya) : 14 Agustus - 15 November 2012
3. Lokakarya Nasional dan Pengumuman Finalis : 25 November 2012

Pelaksanaan Lokakarya

Pelaksanaan Lokakarya Nasional “Peran Serta Masyarakat dalam Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi”
Hari, tanggal : Minggu, 9 Desember 2012
Waktu : 09.00—selesai
Tempat : Gedung Serba Guna Unesa Kampus Ketintang Surabaya



Contact Person Panitia
Sekretariat INDONESIA MENULIS
Kompleks Gedung Serba Guna Universitas Negeri Surabaya kampus Ketintang.
Website : www.indonesiamenulis.co
Email : info@indonesiamenulis.co
Telp. 085645002344, 031-70926948
Contact person: Achmad Ridlo

Sumber : http://www.indonesiamenulis.co/2012/08/juklak-lomba-menulis-anti-korupsi.html

Jumat, 17 Agustus 2012

Kegiatan Sekolah Bebas Korupsi

Kegiatan Sekolah Bebas Korupsi


Beberapa kegiatan berikut dapat dilakukan untuk mencerminkan lingkungan sekolah yang bebas korupsi.
1. Kegiatan penerimaan peserta didik baru (PPBD)
Penyelenggaraan PPDB melibatkan seluruh komponen sekolah, termasuk para pengurus OSIS. Dalam kegiatan tersebut, harus dihindari tindakan-tindakan yang jauh dari praktik korupsi.
- Gratis biaya pendaftaran, karena pembiayaaan sudah ditanggung oleh Bantuan Operasional Siswa (BOS)
- Adanya jurnal harian, untuk mengetahui jumlah siswa yang mendaftar dan peringkat nilainya. Jurnal ini juga digunakan untuk mengontrol adanya calon siswa “gelap”, yaitu siswa yang di dalam jurnal harian tidak tercantum tetapi muncul dalam pengumuman siswa yang diterima
- Dalam proses penseleksian, besarnya sumbangan tidak mempunyai pengaruh penting bahkan tidak berarti apa-apa

2. Kegiatan Masa Orientasi Siswa (MOS)
Dalam kegiatan MOS, mulai dikenalkan pendidikan anti korupsi. Pematerinya bisa dari guru sendiri, atau mengundang nara sumber yang kompeten, seperti dari kepolisian, kejaksaan, tokoh agama, mantan narapidana kasus korupsi, dan lain-lain.
Dalam penutupan acara MOS, jika bisa dilakukan penyematan PIN Anti Korupsi sebagai simbol perjuangan melawan anti korupsi
image    image
3 Pemilihan Pengurus OSIS
Pemilihan pengurus OSIS dilaksanakan secara demokratis, seleksi yang sehat, tanpa dipengaruhi unsur-unsur subyektif (misalnya faktor teman). 

4. Lomba antar kelas
Dalam rangka memperingati hari-hari besar nasional atau keagamaan, dapat disi dengan lomba-lomba yang mengandung muatan anti korupsi. Misalnya dengan mengadakan lomba-lomba penulisan atau mengggambar dengan tema anti korupsi. Jenis lomba yang diadakan bisa dalam bentuk cipta dan baca puisi, pidato, cerpen, poster, cipta lagu dan lain-lain. Hasil karya ini kemudian ditempelkan di tempat-tempat yang strategis.
image
Mading dengan tema anti korupsi
5. Rubrik-rubrik Anti Korupsi dalam mading atau majalah sekolah
Rubrik anti korupsi dapat diberikan dalam bentuk berita terbaru, artikel, kisah nyata, karikatur, puisi, cerpen, dan sebagainya.

6. Pentas seni akhir tahun
Pentas akhir tahun diselenggarakan bersamaan dengan perpisahan kelas IX (bagi SMP) maupun kelas XII (bagi SMA). Dalam acara perpisahan tersebut, sekolah tentunya mengundang wali murid dan tamu undangan lain dari instansi di sekitar sekolah. Dalam kesempatan ini, bisa digunakan untuk menampilkan berbagai kreativitas siswa, di berbagai bidang seperti lagu, puisi, drama, pantomin dengan tema anti korupsi.
Tentunya masih banyak kegiatan lain, yang dilaksanakan dengan menonjolkan nuansa anti korupsi, seperti kunjungan ke kantor DPR, mengunjungi lembaga pemasyarakatan sampai menonton film anti korupsi.

Sumber gambar :
Mading anti korupsi :
Pin anti korupsi

Kamis, 16 Agustus 2012

Fasilitas pada Sekolah Bebas Korupsi

Fasilitas pada Sekolah Bebas Korupsi

Dalam sekolah yang bebas korupsi, tersedia fasilitas-fasilitas yang banyak mengandung muatan anti korupsi, seperti adanya warung/kantin/koperasi kejujuran dan tempat peletakkan barang temuan/hilang.
image
1. Warung kejujuran
Sebuah warung kejujuran dapat digambarkan sebagai tempat jual beli makanan atau minuman. Yang membedakan dengan warung yang lain adalah tidak adanya penjual yang melayani pembeli. Di situ pembeli bebas mengambil makanan dan minuman sendiri dan membayar pada tempat yang telah disediakan (bisa dalam bentuk kotak). Mereka juga yang menghitung jumlah pembayarannya, termasuk dalam mengambil pengembalian. Dalam warung seperti ini, tentunya daftar harga sudah diketahui (ditempelkan).
Dengan warung kejujuran ini diharapkan dapat melatih kejujuran dan memupuk sikap anti korupsi. Meskipun kesempatan terbuka untuk melakukan berbagai kecurangan (misalnya kurang / tidak membayar maupun mengambil uang di kotak), tetapi tidak mau melakukan hal tersebut.

2. Posko barang temuan/hilang
Posko barang temuan/hilang merupakan tempat untuk mengambil atau meletakkan barang yang hilang di sekolah. Posko ini dimaksudkan untuk melatih kejujuran siswa sekaligus menanamkan nilai anti korupsi untuk tidak mengambil yang bukan haknya.

Referensi :